- Dari
Anas bin Malik r.a. berkata: Rasulullah saw ketika menjelang tidur beliau
berdoa, "Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan dan menjaga
kita serta mencukupi segala kebutuhan kita betapa banyak orang yang tidak
tercukupi kebutuhannya dan tidak punya tempat tinggal."
(Muslim) - Dari
Abdullah bin Mas'ud bahwa Rasulullah saw bersabda, "Tidak akan masuk
surga orang yang dihatinya ada setitik kesombongan."
(Muslim) - Abu
Hurairah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda, "Ketika
seseorang berjalan dengan sombongnya dan takjub kepada dirinya sendiri dan
dengan rambut yang disisir, berlagak dalam jalannya maka Allah tiba-tiba
membenamkannya ke tanah sehingga turun dan tenggelam sampai hari
kiamat."
(Muttafaq 'alaih) - "Barangsiapa
yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, hendaklah dia menghormati
tamunya, hak tamu sebagai hadiah adalah sehari semalam. Dan hak orang
bertamu itu selama tiga hari, selebihnya adalah sedekah. Dan tidak boleh
melakukan sesuatu yang membuat kesal tuan rumah."
(Bukhari) - "Senyumanmu
ketika bertemu saudaramu adalah sedekah."
(Tirmidzi) - Dari
Ibnu Abbas bahwa Rasulullah saw pernah melihat sahabat memakai cincin
emas, lalu beliau mencopot dan membuangnya, lalu berkata, "Seseorang
di antara kalian telah memasang bara api neraka ditangannya."
(Muslim) - Dari
Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Demi Allah, aku
mohon ampun dan bertobat lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari."
(Bukhari) - "Orang
yang kikir adalah orang yang apabila aku disebut dihadapannya, orang itu
tidak mau bershalawat kepadaku."
(Tirmidzi) - "TIdak
berkumpul satu kaum dalam majelis dan tidak disebut di dalamnya nama Allah
serta tidak bershalawat kepada nabinya kecuali ditimpakan kepada mereka
kebohongan. Kalau Allah menghendaki mereka akan disiksa dan kalau Dia
berkehendak mereka diampuni."
(Tirmidzi) - Dari
Mu'adz r.a. berkata: Rasulullah saw mengutus saya sebagai gubernur di
negeri Yaman maka Rasulullah saw berpesa kepadaku, "Engkau akan
menghadapi kaum ahli kitab maka ajaklah mereka kembali kepada kalimat
Syahadat bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah dan aku adalah Rasulullah.
Jika mereka telah menurut kepada ajakan itu, beritahukanlah bahwa Allah
telah mewajibkan atas mereka mengerjakan shalat lima kali sehari semalam
dalam lima waktu. Jika mereka telah taat, beritahukanlah bahwa Allah
mewajibkan mereka mengeluarkan zakat (sedekah) yang diambil dari
orang-orang kaya dan diberikan kepada fakir miskin. Jika mereka telah
menaati itu maka berhati-hatilah kamu dari kekayaan mereka terutama yang
benar-benar mereka sayangi dan takutlah kamu dari doa orang yang teraniaya
karena tidak ada dinding antara doa itu dengan Allah."
(Bukhari - Muslim) - Dari
Abu Humaid (Abdurrahman) bin Sa'ad Saldy r.a. berkata: Rasulullah saw
mengangkat Ibnu al-Lutbiyah dari suku al-Azd untuk mengumpulkan zakat dan
ketika ia telah kembali kepada Rasulullah, ia berkata, "Yang ini
untukmu dan yang ini saya terima sebagai hadiah dari orang-orang."
Maka Rasulullah saw segera naik ke atas mimbar dan setelah memuji syukur
kepada Allah, beliau berkata, "Amma ba'du, adapun saya mengangkat
seseorang untuk suatu tugas yang diberikan. Ini bagianmu dan ini saya
sendiri telah mendapat hadiah dari orang-orang. Mengapakah ia tidak
duduk-duduk saja di rumah ibu atau ayahnya sehingga datang hadiah itu
kepadanya jika memang benar-benar demikian. Demi Allah tidak ada seorang
yang mengambil sesuatu yang bukan haknya kecuali pasti akan dipikulnya di
hari kiamat. Maka saya akan ketahui seseorang yang memikul unta atau lembu
atau kambing yang mengembik." Kemudian Rasulullah saw mengangkat
kedua tangannya sehingga terlihat putih ketiaknya sambil bersabda,
"ALLAHUMMA HAL BALLAGHTU (Ya Allah, saya telah menyampaikan)."
(Bukhari - Muslim)
Minggu, 06 April 2014
hadist11
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar